Reset Password Windows dengan Ubuntu

12 Juli 2010 1 komentar

Lupa password adalah hal yang sering kita temukan dalam dunia per-komputer-an.. Maklum, makin lama makin banyak password yang harus diingat. Bagaimana jika yang dilupakan adalah password administrator Windows dimana account administrator itu adalah satu-satunya account yang ada di system itu dan ketika install ulang adalah gagasan paling buruk yang pernah ada?

Untungnya, kita bukanlah manusia-manusia pertama di dunia yang mengalami hal menyedihkan ini..
Ada salah satu tools atau metode untuk memecahkan masalah di atas yaitu : chntpw

(mungkin maksud yang buat tools ini adalah singkatan dari change nt password)..

Berikut tutorial singkat:

  • Siapkan Live CD Ubuntu atau komputer yang terinstall Ubuntu. Kedua metode ini ada kelemahannya ada kelebihannya.
    • Jika menggunakan Live CD, boot Live CD itu di komputer Windows yang bermasalah untuk mengambil file /WINDOWS/System32/Config/SAM. Di Live CD Ubuntu terbaru, semua drive milik Windows secara otomatis akan di-mount dengan akses read/write, jadi menemukan file itu tidak susah.
    • Jika menggunakan komputer yang terinstall Ubuntu, hmmm, pokoknya usahakan mengambil file SAM itu. Bahkan jika kita harus menginstall Windows di partisi lain (dual-boot). Inilah kelemahan metode menggunakan komputer ber-Ubuntu –> lebih sulit mengambil file SAM.
  • Siapkan program chntpw.
    • Program ini tidak secara default terinstall di Ubuntu. Tapi ada di repository Ubuntu dan selalu terupdate. Jadi kita harus meng-installnya. Untuk itu dibutuhkan koneksi internet.
    • Jika menggunakan Live CD, usahakan dapat terhubung dengan Internet. Inilah kelemahan metode menggunakan Live CD –> sedikit lebih sulit mendapatkan program chntpw, terutama jika koneksi internetnya sulit didapat.
    • Jika menggunakan komputer yang terinstall Ubuntu, biasanya lebih gampang terkoneksi dengan internet.
    • Command line untuk meng-install adalah sudo apt-get chntpw. Mau pake graphical interface juga bisa kok.
  • Anggap file SAM itu sudah kita peroleh, dan di-copy ke direktori /home
    • ketikkan perintah ini di shell : $chntpw /home/SAM,akan muncul menu seperti di bawah ini

      - – – – User Edit Menu:
       1 – Clear (blank) user password
       2 – Edit (set new) user password (careful with this on XP or Vista)
       3 – Promote user (make user an administrator)
       4 – Unlock and enable user account [probably locked now]
       q – Quit editing user, back to user select
      Select: [q] >

    • Secara default, jika dijalankan tanpa parameter lain, user yang di-edit adalah administrator. Pilihan paling disarankan adalah pilihan nomer 1, yaitu mengosongkan password. Sedangkan pilihan 2 tidak selalu berhasil. Jika ingin menggunakan menu interaktif, perintahnya adalah chntpw -i SAM.
    • Setelah berhasil mengosongkan password, tekan q untuk keluar. Akan ada konfirmasi untuk menyimpan perubahan.
  • Copy-kan file SAM yang sudah dimodifikasi itu ke tempat asalnya yaitu C:\Windows\System32\config\SAM
  • Password Administrator Windows sekarang sudah kosong !


Frequently Asked Questions

  1. Mengapa harus Ubuntu?
    Distribusi linux yang lain sebetulnya bisa juga, asal memiliki program chntpw. Bahkan ada distribusi linux tertentu yang ditujukan khusus untuk me-reset password Windows. Tapi harap diperhatikan, lebih baik gunakan chntpw versi terbaru yang mampu me-reset password Windows 2003 x64 R2. Versi lama tidak akan berhasil. chntpw dalam repositori Ubuntu adalah versi terbaru. chntpw for DOS juga ada, tapi sayangnya hanya bisa me-reset password Windows 2000. Alasan lain? Kebetulan punyanya cuma Ubuntu.
  2. Mengapa harus chntpw?
    Sebenarnya banyak tools dan metode me-reset password Windows. Tapi sejauh ini chntpw-lah yang paling mudah. Tools ini bisa digunakan untuk me-reset password Windows NT, 2000, XP, 2003, dan Vista.
  3. Apakah file SAM itu?
    Singkatan dari Security Accounts Manager. Intinya adalah file untuk menyimpan password Windows dalam bentuk teracak (hashed). Karena teracaknya satu arah, maka password hanya bisa di-reset atau diganti tapi tidak bisa ketahui isinya (cukup melegakan, bukan?).
  4. Mengapa tutorial ini dibuat?
    Sebuah kejadian di sebuah site, dimana Server datang dalam kondisi sudah terinstall Windows 2003 x64 R2, tapi tidak seorangpun yang tahu pasti password administrator-nya. Dari tukang install-nya diperoleh informasi bahwa passwordnya adalah ‘password’ tapi ternyata bukan. Segala kombinasi password dari yang paling umum hingga paling tidak umum sudah dicoba dan gagal. Pilihan untuk meng-install ulang tidak dimungkinkan karena CD Windows 2003 x64 R2 tersebut tidak diketahui rimbanya, dan di kota tersebut sangat sulit untuk mencari ‘rental’ CD (bukan untuk membajak tapi hanya butuh medianya, karena license sudah ada). Media yang dibawa tim adalah versi 32 bit. Opsi paling cepat adalah me-reset password.
  5. Jadi kesimpulannya?
    Jangan pernah lupakan password administrator.


Semoga bermanfaat.
Kalau ada yang keliru mohon dikoreksi.

**this article first posted by me in my company’s internal mailing list**

Kategori:Uncategorized

Prosedur Bayar Pajak Kendaraan

Di kantor Samsat Semarang prosedurnya seperti ini:

  • masuk parkiran
  • datangi loket pendaftaran di dekat parkiran
  • serahkan semua dokumen di situ (stnk, ktp, bpkb — asli dan fotokopi)
  • tunggu panggilan
  • setelah dipanggil akan mendapatkan sebuah formulir
  • bayar 5000 rupiah
  • naik ke lantai 2
  • serahkan ke bagian pendaftaran lantai 2 (pak polisi)
  • tunggu panggilan
  • jika dokumen tidak lengkap akan dipanggil pak polisi yang tadi
  • jika sudah lengkap akan dipanggil petugas samsat dan mendapatkan Tanda Terima SPPKB (entah singkatan apa) serta nomer antrian kasir
  • tunggu antrian **sambil posting blog hehehe**
  • nomer antrian dipanggil kasir dan disebutkan harus ke loket berapa
  • bayar di loket tersebut dan akan mendapatkan dokumen lagi (semacam tanda terima)
  • serahkan tanda terima tersebut ke bagian pengambilan dokumen
  • tunggu lagi  -_-“
  • setelah dipanggil, akan mendapatkan kembali semua dokumen dari seorang ibu polisi
  • ambil semua dokumen asli yg td diserahkan, dan pastikan semua sudah lengkap
  • selesai

Time spent : 55 minutes
Calo detected : NONE  :))

CATATAN:
Prosedur di atas cuma untuk pembayaran Pajak tahunan, bukan perpanjangan STNK dan plat nomer yang habis masa berlakunya (lima tahunan), dan terjadi di Samsat Semarang II (kota atas). Di tempat lain mungkin berbeda prosedur.

(maaf posting berantakan, karena dari hape — sudah dirapikan)

Kategori:others Tag:, , ,

Domain dan Hosting

5 Agustus 2009 1 komentar

Thread ini adalah untuk menjawab pertanyaan mbak Najwa Shihab di Twitter, tentang beda domain dan hosting.

Tapi saya jawab semampu saya yah.

Domain (Domain Names) adalah sebuah identifier yang digunakan untuk menamai sebuah host (bisa komputer atau device lain) yang terhubung ke jaringan (local atau Internet). Komputer yang terhubung ke Internet pasti mendapatkan sebuah IP Address berupa angka seperti misalnya 125.163.xxx.xxx. Domain Names juga berguna menggantikan angka-angka yang sulit diingat manusia tersebut menjadi nama yang lebih mudah diingat manusia (misalnya http://www.wordpress.com).

Biasanya sebuah Domain Names dan IP Address itu menunjuk ke sebuah mesin yang memberikan service seperti web, mail, ftp, dsb. Mesin itulah yang disebut ‘host’. Bisa saja kita punya komputer sendiri yang memiliki IP Address sendiri yang terhubung ke Internet dan menjalankan service kita sendiri (web,email,ftp,dll). Tapi bisa juga kita menyewa suatu space atau bahkan sebuah komputer server di sebuah ‘hosting company’ untuk keperluan itu.

Hosting Company(biasanya) memiliki sendiri komputer yang terhubung langsung ke Internet dan menjalanankan berbagai fitur layanan. Mereka juga biasanya menerima pendaftaran Domain Names.

[t]

Kategori:internet

HARD Landing?

28 Juli 2009 3 komentar

Perjalanan Jakarta – Pontianak dengan Lion Air JT-713 (Boeing 737-400)

Perjalanan 1 jam 20 menit ini pada mulanya berjalan dengan lancar. Cuaca cerah. Di tengan perjalanan, sang kapten juga mengumumkan “kita berada di 31.000 kaki dengan kecepatan sekitar 700 km/jam. Cuaca cerah. Cuaca di bandara Pontianak juga dilaporkan cukup cerah”

Lega mendengar pengumuman itu.

Tibalah saat pendaratan.

“Flight attendants, landing position”

Pesawat mulai menurunkan ketinggian.
Sedikit turbulensi.

Daratan semakin dekat. Semakin Dekat.

Lho.. kok belok kanan?
Bisa dibayangkan? Tanah sudah makin dekat, tapi pesawat malah belok tajam ke kanan seolah-olah batal mendarat. Tapi ketinggian makin berkurang.

Ternyata pesawat mau “line up” ke landasan.

Tapi rasanya terlalu dekat..

Dan…lho mana landasannya?

Mulai khawatir… mendarat di sawah.

Tiba2 terdengar semacam teriakan dari cockpit.
“Aaaaaaaaaaaaah….”

Dan pesawat mendarat dengan KERAS sekali… sedikit terguncang.. Tapi arahnya lurus di landasan.

Thanks GOD everything is fine.

Tapi banyak juga yang bertanya2.. Apa yg sebenarnya terjadi tadi. Pramugari tidak menjawab. Beberapa penumpang juga yakin teriakan tadi berasal dari cockpit.

Entahlah.. yang penting kita semua selamat.
Tapi.. rada kapok naik Lion Air B737-400.

Masih lebih bagus yg B737-900ER **jelaslaah**

Tiba Saatnya : Nasib Negeri Ini (katanya) Di Tangan Anda

9 April 2009 6 komentar

Hari ini, 9 April 2009, Negara Indonesia Raya ini menyelenggarakan Pemilihan Umum untuk memilih wakil rakyat di DPR. Ada yang optimis, ada yang pesimis. Sepertinya sih memang ini Pemilu yang paling rumit dibanding yang lalu. Empat kertas suara besar, puluhan partai, ratusan caleg per-TPS (kalau total se-Indonesia katanya sampai jutaan). Ada caleg yang jujur ada yang busuk. Ada rakyat yang sudah punya pilihan, ada banyak lagi yang masih bingung.

(Baru saja nih ambil sample kertas suara. Hmm ternyata lebih besar dari satu halaman koran Kompas! Duh, gimana ngelipat baliknya ya. Gawat. Padahal ada empat kertas beginian)

You have the right to vote. Make your choice, never look back.

Kategori:thought

Tolong, Matikan Handphone Di Pesawat Terbang

17 Februari 2009 4 komentar

Siang itu, dalam perjalanan Jakarta-Batam menggunakan Sriwijaya Air. “All Crews, landing position,” kata Kapten. Hampir lega, setelah terguncang-guncang akibat cuaca ‘kurang baik’ di sepanjang perjalanan. Bandara Internasional Hang Nadim makin mendekat… tanah semakin dekat.. makin dekat… Tiba-tiba.. lho kok naik lagi? (kalo naik motor istilahnya ‘di-gas’ lagi J ) Pesawat menjauh dari bumi lagi!! Rasa lega menjauh lagi. Belok kanan dan memutar lagi? What’s wrong?

Beberapa menit kemudian Sang Kapten memberi pengumuman, “Para Penumpang, mohon maaf atas kejadian tadi. Pesawat tidak berhasil mendarat karena sistem navigasi pesawat mengalami sedikit masalah. Mungkin di antara para penumpang ada yang lupa mematikan telepon selular. Kita akan ulangi lagi prosedur pendaratan. Terimakasih.” (Kata-kata tepatnya lupa, karena sedikit shock, tapi kurang lebih seperti itu)

Bleedhaaarr…!!

What? Sistem Navigasi? Telepon Selular?

Pesawat akhirnya berhasil mendarat dengan sangat mulus. Thanks to the Captain. Tapi ada satu hal yang kita petik dari sini. Entah Anda semua percaya atau tidak bahwa telepon selular (handphone) itu bisa mempengaruhi sistem navigasi sebuah pesawat terbang, entah itu fakta atau sekedar bualan, tolonglah… matikan telepon selular waktu di dalam pesawat terbang dan nyalakan sewaktu pesawat sudah benar-benar berhenti…!

Permintaan sederhana dan jelas yang ternyata susah diikuti oleh sebagian masyarakat kita yang kecanduan telepon selular dan tidak bisa lepas darinya.

Ungaran Banjir, Semarang Jadi Lautan : Teori Yang Tidak Terbukti

30 Januari 2009 12 komentar

Well, pasti semua orang Semarang dan Ungaran sudah pernah dengar teori candaan itu : Kalo Ungaran banjir, berarti Semarang sudah jadi lautan. Itu karena letak geografis Kota Ungaran yang lebih tinggi dari Semarang. (Sebagai gambaran, dari Semarang ke Ungaran kita harus melewati empat sampai lima tanjakan curam dan menengah. Semarang bawah itu tingginya Cuma belasan sampai puluhan meter di atas permukaan laut, Ungaran itu sekitar 350-400 meter di atas permukaan laut). Apakah teori itu terbukti benar?

Pada hari Jumat, 30 Januari 2009 dini hari sekitar jam 01.00, saya dikejutkan berita di Headline News MetroTV : Semarang Banjir! Hah? Bagian mana dari Semarang yang banjir? Hujan deras aja kagak. Rob kali..? Ternyata yang banjir itu Ungaran. MetroTV menyamakan Ungaran dan Semarang. Ga pa pa deh. Banjir di Ungaran itu – tepatnya di sebuah perumahan – tinggi juga. Mencapai 1,5 meter! Terlihat tim SAR mengevakuasi para korban dengan menggunakan perahu karet. Sambil kucek-kucek mata tidak percaya : di Ungaran? Naik perahu karet??? :-D

Paginya baca koran, ternyata penyebab banjir itu adalah jebolnya tanggul di sungai dekat perumahan itu. Dan itu bukan yang pertama kalinya! Dua tahun lalu banjir serupa juga pernah terjadi.. Di tempat yang sama, dengan penyebab yang sama.

Hmm. Banjir di tepi gunung. Ada yang salah dengan negeri tercinta ini…

(Foto Milik KOMPAS)

###

Kategori:news
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.